PELATIHAN PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN PENGAMANAN OLEH ORGANISASI/PERUSAHAAN, GUNA MENDUKUNG MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS SECARA BERKELANJUTAN

PENDAHULUAN

Beragam tindakan atau intervensi dilakukan dengan melibatkan seluruh unsur manajemen untuk mengurangi kerugian perusahaan, baik  yang diakibatkan oleh gangguan eksternal maupun internal guna menjamin keberlangsungan usaha. Berbagai wujud ancaman/gangguan pada proses produksi (internal) yang timbul sebagai akibat semakin ketatnya intensitas persaingan usaha, dan diterapkannya sistem jaringan teknologi canggih, serta tingginya tuntutan standar kesejahteraan yang harus dipenuhi dalam perkembangan masyarakat (global)  akan menambah kompleksitas permasalahan yang harus dihadapi manajemen dalam menjamin keberlangsungan usaha.

Sistem Manajemen Pengamanan merupakan bagian dari manajemen secara keseluruhan( bagian integral) meliputi struktur organisasi perusahaan, perencanaan, tanggung jawab, pelaksanaan, proses/prosedur dan sumber daya yang dibutuhkan bagi penerapan, pengembangan, pengkajian, pencapaian dan pemeliharaan kebijakan pengamanan dalam rangka pengendalian resiko yg terkait dengan kegiatan usaha.

Bagi komunitas bisnis, sektor industry dan pelayanan publik dalam upaya untuk mewujudkan lingkungan aman, efisien dan produktif penerapan Sistem Manajeman Pengamanan sangat penting  dilakukan untuk menghadapi dinamika perkembangan ancaman/gangguan tersebut, guna menjamin keberlangsungan kegiatan mencapai tujuan usaha, meningkatkan produktivitas,keunggulan daya saing, reputasi perusahaan.

Mencermati peran sumberdaya manusia pada unit kerja dalam sebuah struktur perusahaan/lembaga/organisasi adalah personil/individu dari suatu sistem  yang saling bersinergi bagi usaha pencapaian tujuan perusahaan/lembaga/organisasi. Sudah saatnya para pihak dalam entitas bisnis berbagi komitmen dalam upaya effektif dengan menggelar suatu sistem /pemetaan upaya yang integral dan terus menerus dalam menghadapi ketidakpastian lingkungan bisnis. Sehingga masing-masing unit kerja dan para pegawai mengerti dan faham akan kontribusi yang diberikan atas keberhasilan maupun kegagalan dalam proses pencapaian tujuan perusahaan/lembaga/organisasi.

Output/Keluaran yang didapat setelah memahami keterampilan di atas adalah :

  1. Seluruh karyawan /petugas akan memahami cara bertindak baik secara individu maupun tim dalam masing masing unit kerja.
  2. Masing masing unit kerja mengetahui dan melakukan tindakan sesuai prosedure yang telah baku dengan hasil maupun proses yang terukur dan dapat diamati.
  3. Unit kerja maupun individu mengerti benar seberapa besar kontribusi terhadap proses produksi secara menyeluruh.
  4. Masing masing unit kerja mengerti/faham tentang hambatan, gangguan, ancaman maupun tantangan dalam unit kerjanya serta seberapa besar implikasinya terhadap proses produksi. (kerugian, kegagalan)
  5. Dapat melakukan tindakan yang benar, tepat dan cepat dalam mengantisipasi HGAT.

TUJUAN

  1. Memberikan peserta pelatihan pengetahuan tentang ruang lingkup SMP
  2. Memberikan peserta pelatihan pengetahuan tentang skema penerapan SMP
  3. Memberikan peserta pelatihan pengetahuan tentang effect penerapan SMP terhadap keberlanjutan usaha.

MATERI

Pengantar Intelijen

  • Menjalankan fungsi anticipate, detect, identify, and fore warn.
  • Watak intelijen “a proffesional with client”
  • Compettitive inteligent, intel analis dalam dunia bisnis.

Industrial security

  • Industrial security menjamin keberlangsungan usaha dan membangun reputasi.
  • Aspek instrumentasi, security sebagai komnitas interest profesional.
  • Sistem manajemen pengamanan sebagai harmonisasi melengkapi berbagai standart  pengamanan

Security manajemen sistem

  • Security vision
  • Security dengan tantangan dan pertimbangan
  • Manajemen struktur & four bedrock security principles
  • Mata rantai fungsi security.

Sistem manajemen pengamanan

  • Issue global dan Indonesian Police Standart.
  • Skema penerapan penerapan SMP
  • Penglolaan Enterprise Risk Management dan 16 elemen SMP  

Security intelijen

  • Aplikasi security intelijen pada industrial security.
  • Menyusun intel dasar, intel aktual dan perkiraan intelijen.   
  • Mengenal pola kegiatan Intelijen STO dan MTO.

Orientasi Manajemen Risiko pengamanan.

  • Scope manajemen risiko.
  • Manajemen risiko dalam ilustrasi.
  • Skema manajemen risiko.
  • Cara menglola risiko.
  • Dampak probabilitas dan skala bobot risiko.
  • Contigecy plan.  

Studi Kasus

PESERTA

  1. Komandan Satuan Pengamanan Perusahaan
  2. Anggota Satuan Pengamanan Perusahaan
  3. Kepala /Staf  Satuan PoIisi Pamong Praja (Satpol PP)
  4. General Manager dan staf
  5. Manager Hubungan Industrial dan staf
  6. Polisi Khusus Kehutanan/Kereta Api
  7. Anggota Penyidik Pegawai Negeri Sipil

PEMATERI DAN METODE PELATIHAN

Akademisi/Praktisi yang memiliki kompetensi di bidang obat-obatan herbal. Dengan metode presentas, diskusi dan bedah kasus yang akan memudahkan peserta memahami dan mengerti apa yang menjadi pokok bahasan pada pelatihan ini.

WAKTU DAN TEMPAT PELA KSANAAN

Opsi Waktu :

  1. Gelombang 1 : 28 – 30 Juni 2018
  2. Gelombang 2 : 23-25 Juli 2018
  3. Gelombang 3 : 27-29 Agustus 2018

Opsi Tempat :

  1. Hotel MM UGM Yogyakarta
  2. Hotel LPP Garden Yogyakarta
  3. Hotel LPP Convention
  4. Fame Hotel Batam
  5. Ibis Kuta Bali

BIAYA KEGIATAN

Rp. 6.000.000,- /peserta * Non Residensial
Biaya tersebut belum termasuk penginapan selama kegiatan berlangsung
Fasilitas : Lunch,Coffe break 2 kali sehari, sertifikat, CD Materi dan seminar kit (Tas exclusive, Materi, Block Note, bullpoint, dll)

Kegiatan akan dilaksanakan dengan jumlah peserta minimal 15 orang

jenis training

Views All Time
Views All Time
7
Views Today
Views Today
1
Share Button

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *