Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa

Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa

Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa

 

 

Peningkatan Kualitas Kepemimpinan dan Manajemen Pelayanan Kelembagaan Pemerintah Desa, Guna Mendukung Berkembangnya Potensi-Potensi Ekonomi Di Pedesaan

Sebagai salah satu upaya yang serius dalam suatu kegiatan dalam membangun tingkat ekonomi di wilayah pedesaan, sudah saatnya pemberdayaan ekonomi masyarakat desa yang selama ini hanya terlihat dan terdengar sebagai “jargon politik” para politisi harus segera di realisasikan. Salah satunya adalah melalui pengembangan investasi masuk desa.  Agar masyarakat desa tidak hanya menjadi penonton di desanya sendiri, maka di perlukan alih teknologi dan manajemen dijadikan sebagai tujuan utama yang tentu saja harus dikelola secara profesional namun tidak lepas dari unsur nilai, norma-norma kehidupan masyarakat di desa yang sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu.

Untuk mendukung implementasi hal tersebut diperlukan pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang mengisyaratkan perlu adanya perubahan paradigma dan orientasi, pengetahuan, keterampilan, dan perilaku masyarakat pedesaan. Dengan demikian, pemberdayaan masyarakat pedesaan merupakan konsep pola pengembangan SDM sampai pada tingkat kemandirian, yang ditandai dengan adanya produktivitas, efisiensi, dan partisipasi masyarakat. Pengembangan kapasitas tersebut dimulai dari proses perencanaan pembangunan hingga pada proses akhir, yaitu evaluasi pembangunan tersebut. Diantaranya dalam hal menginventarisasi, mengkategori dan mengelola sumber potensi yang dimiliki oleh desa untuk pencapaian tujuan pembangunan.

Dengan semakin meningkatnya kapasitas aparatur pemerintah desa dalam proses perencanaan pembangunan tersebut maka akan ada implikasi positif terhadap aktivitas dan substansi yang dihasilkan dari proses yang lebih baik itu sebagai sebuah entry point dari pembenahan kapasitas sumberdaya aparatur pemerintah desa, arus informasi dan pengetahuan tentang pengelolaan desa, khususnya perencanaan pembangunan desa akan sangat menentukan. Tersedianya informasi dan pengetahuan yang memadai akan menjadi titik awal bagi masing-masing aparatur desa untuk belajar dan mengembangkan kemampuannya. Karena itu diperlukan adanya tindakan nyata terhadap masalah perencanaan pembangunan desa yang berfokus pada kapasitas sumber daya aparatur pemerintah desa dengan cara memberikan informasi dan pengetahuan yang relevan.

TUJUAN

  1. Memberikan peserta pelatihan pengetahuan dan pemahaman terkait peran penting investasi daerah dalam pembangunan daerah.
  2. Memberikan peserta pelatihan pengetahuan dan pemahaman terkait cara penggalian dan pengembangan potensi-potensi ekonomi desa.
  3. Memberikan peserta pelatihan pengetahuan dan pemahaman terkait ilmu manajemen dan pelayanan prima (service excellent) dalam kegiatan sehar-hari sebagai aparatur desa.
  4. Memberikan peserta pelatihan pengetahuan dan pemahaman terkait peran penting kepemimpinan (leadership) dalam pembangunan perekonomian desa.

MATERI

  1. AMT Aparatur Desa
  2. Masyarakat Desa  dan Pembangunan Ekonomi Pedesaan
  3. FGD : Pemetaan dan inventarisasi potensi-potensi ekonomi desa
  4. Pengembangan ekonomi desa Vs Sumber Daya Manusia yang ada di Desa
  5. Peningkatan Kapasitas Manajerial dan pelayanan prima bagi Aparatur Desa
  6. Peningkatan Kapasitas Leadership bagi Aparatur Desa
  7. Rencana Tidak Lanjut

PEMATERI

Tirtana Brachnata, SE., MM

Motivator dan Konsultan Pengembangan SDM Perusahaan dan Organisasi, pemegang sertifikat (sertified) Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP)-MPSDM, dan LSP- Instructur Kompeten Indonesia licenced Badan Nasional Sertivikasi Profesi. Aktive sebagai Instructur, Narasumber dan fasilitator pelatihan terkait perencanaan, penumbuhan, pengembangan dan evaluasi kegiatan ekonomi pedesaan.

AZFA MUTIARA AHMAD PABULO, SE., MEK

Praktisi Keuangan dan Akuntansi, Pernah menjabat sebagai Konsultan Bank Indonesia (BI) Kantor Cabang Sumatra Barat, di Padang. Akademisi dan Konsultan Pengembangan Ekonomi Pedesaan, Koperasi dan BMT, saat ini aktive sebagai Asessor Kota Creative Indonesia (BEKRAF), menjadi pembicara/narasumber pada kegiatan seminar, pelatihan, workshop terkait perencanaan, penumbuhan, pengembangan dan evaluasi kegiatan ekonomi pedesaan.

 

PESERTA

  1. Kepala Desa
  2. Sekertaris Desa
  3. Bendahara Desa
  4. Bidang/Bagian lain yang terkait masalah keuangan dan perpajakan desa

 

PEMATERI / INSTRUKTUR DAN METODE PELAKSANAAN

Tim Pemateri / Instruktur atau Narasumber yang kami ikut libatkan terdiri dari para Akademisi, Praktisi, Consultant  yang berkompeten dibidangnya dengan Metode Presentasi, Diskusi, Bedah Kasus dan Simulasi

 

BIAYA KEGIATAN

  • Regular Training
    Rp. 6.000.000,- /peserta * Non Residential
    Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta
    Fasilitas Lunch & Coffe Break,Dokumentasi, Hardcopy /Softcopy materi dan Training Kit.

 

  • In House Training
    Paket A : Rp. 4.500.000,- /peserta * Non Residential jika kuota peserta 10-15 orang
    Paket BRp. 4.000.000,- /peserta * Non Residential jika kuota peserta 16-20 orang
    Paket CRp. 3.500.000,- /peserta * Non Residential jika kuota peserta lebih dari 21 orang

 

Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta,biaya transportasi,akomodasi, instruktur, staff dokumentasi, coffe break dan konsumsi selama kegiatan berlangsung.

Fasilitas Dokumentasi, Hardcopy /Softcopy materi dan Training Kit.

 

jenis training

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *