PELATIHAN PENYUSUNAN STANDAR OPERATION PROCEDUR (SOP) DAN INSTRUKSI KERJA DI SEKTOR PERBANKAN

PENDAHULUAN

Bank merupakan lembaga keuangan yang didirikan dengan memiliki kewenangan untuk memberikan pelayanan keuangan seperti simpanan, pinjaman uang menerbitkan bank note, melakukan transaksi keuangan dari satu bank ke bank lainnya dan beberapa transaksi perbankan lainnya. Usaha perbankan dulu hanya meliputi menghimpun dana, penyaluran dana dan pemberian jasa bank kepada nasabah, namun saat ini kegiatan perbankan mencakup semua kebutuhan yang diinginkan nasabah. Semakin banyak nasabah dalam suatu bank maka semakin banyak pula keuntungan yang didapat. Karena itu setiap bank berusaha selalu memberikan pelayanan yang terbaik untuk nasabahnya agar semakin banyak orang yang mau menggunakan jasa bank tersebut. Pelayanan pada bank bisa dilihat dari fasilitas yang diberikan baik secara langsung seperti pelayanan pada saat nasabah berada di bank maupun pelayanan terhadap keluhan nasabah. Guna mendukung pelayanan yang memuaskan bagi nasabah manajemen operasional bank membutuhkan serangkaian peraturan yang disusun sebagai SOP dan Instruksi Kerja.

Standar Operasional Prosedur (SOP) merupakan dokumen yang berkaitan dengan standar prosedur yang dilakukan secara kronologis untuk dapat menyelesaikan suatu pekerjaan yang bertujuan untuk memperoleh hasil kerja yang lebih efektif dan efisien dengan biaya yang serendah-rendahnya. SOP biasanya terdiri dari manfaat, metode penulisan prosedur, kapan dibuat atau di revisi, dan dilengkap dengan bagan flowchart di bagian akhirnya.

Sedangkan Instruksi Kerja adalah suatu perintah yang disediakan untuk membantu seseorang dalam melakukan pekerjaan dengan benar atau suatu set instruksi untuk melakukan tugas atau untuk mengikuti prosedur. Tidak semua Prosedur harus dibuatkan Instruksi Kerjanya, pertimbangannya :Kerumitan dan kompleksitas aktivitas; Kualifikasi personel pelaksana; Sifat aktivitas (kritis tidaknya terhadap mutu, keselamatan, atau faktor lainnya); Struktur dan Isi Tidak ada bentuk bakunya, tetapi menurut good management practice di dunia industri; Secara garis besar memuat : Tahapan pelaksanaan aktivitas; Alat yang digunakan; Standar atau parameter yang dirujuk; Metode pengukuran, pengujian, dan pemeriksaan.

TUJUAN

  1. Memberikan peserta pelatihan pengetahuan tentang peran dan fungsi serta manfaat SOP dan Instruksi Kerja dalam bidang perbankan.
  2. Memberikan peserta pelatihan pengetahuan tentang konsep dasar hukum pebuatan SOP dan Instruksi Kerja dalam bidang perbankan.
  3. Memberikan peserta pelatihan pengetahuan tentang tahapan dalam pembuatan SOP dan Instruksi Kerja dalam bidang perbankan.

MATERI

  1. Jenis-jenis SOP
  2. Jenis-jenis Instruksi Kerja
  3. Peran dan fungsi serta manfaat SOP dan Instruksi Kerja dalam bidang perbankan.
  4. Dasar hukum pebuatan SOP dan Instruksi Kerja dalam bidang perbankan.
  5. Metode dan tahapan dalam pembuatan SOP dan Instruksi Kerja dalam bidang perbankan.
  6. Simulasi/Praktek pembuatan SOP dan Instruksi Kerja dalam bidang perbankan.
  7. Monitoring dan Evauasi Pelaksanaan SOP dan Instruksi Kerja dalam bidang perbankan.

PESERTA

  1. Direktur Operasional dan Manajer Operasional Bank
  2. Supervisor/Kabag Keuangan dan Manajer/Kabag Usaha/Operasional
  3. Supervisor/staf bidang lain yang relevan

PEMATERI DAN METODE PELATIHAN

Akademisi/Praktisi yang memiliki kompetensi di bidang perbankan. Dengan metode presentasi, diskusi dan bedah kasus yang akan memudahkan peserta memahami dan mengerti apa yang menjadi pokok bahasan pada pelatihan ini.

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

Opsi Waktu :

  • 23-25 November 2018
  • 24-26 Desember 2018
  • 17-19 Januari 2019
  • 18-20 Februari 2019
  • 21-23 Maret 2019
  • 25-27 April 2019
  • 6-8 Mei 2019
  • 24-26 Juni 2019
  • 18-20 Juli 2019
  • 19-21 Agustus 2019
  • 12-14 September 2019
  • 21-23 Oktober 2019
  • 28-30 November 2019
  • 16-18 Desember 2019

Opsi Tempat :

  1. Hotel Mutiara Yogyakarta
  2. Hotel Pesonna Malioboro Yogyakarta
  3. Hotel Jentra Dagen Malioboro Yogyakarta
  4. Hotel LPP Garden Yogyakarta
  5. Hotel LPP Convention

BIAYA KEGIATAN

Private Training

Rp. 8.500.000,- /peserta * Non Residential

Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta

Fasilitas : Lunch & Coffe Break,Dokumentasi, Hardcopy /Softcopy materi dan Training Kit.

Regular Training

Rp. 6.000.000,- /peserta * Non Residential

Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta

Fasilitas : Lunch & Coffe Break,Dokumentasi, Hardcopy /Softcopy materi dan Training Kit.

In House Training

Paket A : Rp. 4.500.000,- /peserta * Non Residential jika kuota peserta 10-15 orang

Paket B : Rp. 4.000.000,- /peserta * Non Residential jika kuota peserta 16-20 orang

Paket C : Rp. 3.500.000,- /peserta * Non Residential jika kuota peserta lebih dari 21 orang

Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta,biaya transportasi,akomodasi, instruktur, staff dokumentasi, coffe break dan konsumsi selama kegiatan berlangsung.

Fasilitas : Dokumentasi, Hardcopy /Softcopy materi dan Training Kit.

jenis training

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *