Pelatihan Plan & Organizer Training

PENDAHULUAN

Sejak permulaan abad kedua puluh, perhatian terhadap produksi tenaga kerja atau manusia sebagai sumber daya menjadi jauh lebih besar dari masa sebelumnya. Manusia tidak lagi dianggap sebagai suatu benda mati yang dapat diperlakukan sekehendak hati majikan, melainkan sebagai sumber daya yang memiliki keinginan dan kebutuhan yang manusiawi dan mendapatkan perhatian yang mendalam dari pihak majikan agar potensi mereka selaku sumber daya manusia dapat dimanfatkan secara optimal. Pemanfaatan potensi manusia sebagai sumber daya memerlukan suatu perencanaan yanng baik, pelaksanaan yang konsisiten, dan pengendalian yang kontinyu, dengan maksud agar tujuan yang diinnginkan dapat dicapai dengan efisien dan efektif. Untuk itulah diperlukan adanya sistem pengaturan sumber-sumber daya yang ada termasuk didalamnya adalah manusia. Pengaturan tersebut akan memvbantu perusahaan atau organisasi agar mampu memberdayakan potensi yang ada secara terorganisir sehingga dalam ketenagakerjaan dibutuhkan suatu manajemen SDM.

Setelah para pekerja diterima perusahaan sebagai hasil seleksi penempatan, maka belum dapat diharapkan dari mereka bahwa mereka langsung dapat bekerja dan memberikan  sumbangannya yang optimal kepada perusahaan. Ini berlaku untuk setiap tenaga kerja dari tingkatan bawah sampai tingkatan manajerial. Disamping itu, perkembangan teknologi menyebabkan timbulnya peralatan dsn mesin-mesin baru yang lebih canggih dan lebih efisien yang kemudian digunakan oleh perusahaan. Akibatnya ada pekerjaan yang hilang, muncul pekerjaan yang baru atau pekerjaan masih tetap sama tapi memerlukan tambahan pengetahuan dan ketrampilan. Para tenaga kerja memerlukan tambahan pengetahuan dan ketrampilan  yang baru itu, sebagai solusi dari hal tersebut diberikanlah pelatihan, baik bersifat internal ataupun external.

Pelatihan adalah proses pemberian kemampuan kepada karyawan perusahaan yang dilakukan secara sistematis dan terencana dengan tekanan pada pembekalan keterampilan (skills) yang bersifat praktis dan spesifik, di samping pengetahuan (knowledge) dan sikap (attitude) untuk meningkatkan kemampuan pelaksanaan tugas di lapangan, dan diselenggarakan dalam kurun waktu yang relatif singkat. Sebuah pelatihan akan berjalan dengan baik, efektif, dan efisien jika pelatihan tersebut  direncanakan dan di organize dengan benar.

TUJUAN

  1. Peserta pelatihan diharapkan dapat memiliki peningkatan kemampuan dalam merencanakan, mengendalikan dan memonitor pelaksanaan sebuah pelatihan.
  2. Peserta pelatihan diharapkan dapat memiliki kemampuan dan pemahaman tentang Skill, Knowledge dan Attitude (SKA) dalam pelaksanaan pelatihan.
  3. Peserta pelatihan diharapkan mendapatkan pengetahuan yang dapat diterapkan di lingkungan kerja.

MATERI

  1. Ruang lingkup
  2. Pengertian dan fungsi Organize Training
  3. Pengertian Training yang berhasil
  4. Persepsi yang keliru tentang Training
  5. Pihak-pihak yang berkepentingan dalam membuat Training
  6. Menterjemahhkan hasil Training Need Analysis (TNA) sebagai latar belakang dilakukannya Training
  7. Proses membuat Training Plan
  8. Aspek-aspek didalam Training Plan
  9. Cara merancang sebuah Training Plan
  10. Membuat sasaran Training yang SMART
  11. Menterjemahkan Training Plan ke dalam Action Plan & Kontrol terhadap pelaksanaan Action Plan
  12. Membuat Session Plan berdasarkan Garis Besar Materi
  13. Bentuk hubungan dan koordinasi antara Organizer dan Trainer dalam penyelenggaraan Training.
  14. Jenis-jenis perlengkapan dan peralatan Training serta kegunaannya.

PESERTA

  1. Manajer/Supervisor/Staf HRD
  2. Manajer/Supervisor/Staf Pelatihan dan Pengembangan
  3. Manager/Supervisor/Staf Bidang lain yang relevan

PEMATERI / INSTRUKTUR DAN METODE PELAKSANAAN

Tim Pemateri / Instruktur atau Narasumber yang kami ikut libatkan terdiri dari para Akademisi, Praktisi, Consultant  yang berkompeten dibidangnya dengan Metode Presentasi, Diskusi, Bedah Kasus dan Simulasi

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

Opsi Waktu :

  • 23-25 November 2018
  • 24-26 Desember 2018
  • 17-19 Januari 2019
  • 18-20 Februari 2019
  • 21-23 Maret 2019
  • 25-27 April 2019
  • 6-8 Mei 2019
  • 24-26 Juni 2019
  • 18-20 Juli 2019
  • 19-21 Agustus 2019
  • 12-14 September 2019
  • 21-23 Oktober 2019
  • 28-30 November 2019
  • 16-18 Desember 2019

Opsi Tempat :

  1. Hotel Mutiara Yogyakarta
  2. Hotel Pesonna Malioboro Yogyakarta
  3. Hotel Jentra Dagen Malioboro Yogyakarta
  4. Hotel LPP Garden Yogyakarta
  5. Hotel LPP Convention

BIAYA KEGIATAN

Private Training

Rp. 8.500.000,- /peserta * Non Residential

Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta

Fasilitas Lunch & Coffe Break,Dokumentasi, Hardcopy /Softcopy materi dan Training Kit.

Regular Training

Rp. 6.000.000,- /peserta * Non Residential

Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta

Fasilitas Lunch & Coffe Break,Dokumentasi, Hardcopy /Softcopy materi dan Training Kit.

In House Training

Paket A : Rp. 4.500.000,- /peserta * Non Residential jika kuota peserta 10-15 orang

Paket B : Rp. 4.000.000,- /peserta * Non Residential jika kuota peserta 16-20 orang

Paket C : Rp. 3.500.000,- /peserta * Non Residential jika kuota peserta lebih dari 21 orang

Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta,biaya transportasi,akomodasi, instruktur, staff dokumentasi, coffe break dan konsumsi selama kegiatan berlangsung.

Fasilitas Dokumentasi, Hardcopy /Softcopy materi dan Training Kit.

jenis training

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *