Tag Archives: 2018

Pelatihan Teknik Reklamasi Lahan Pasca Penambangan (Metode Landscaping Dan Revegetasi)

PENDAHULUAN Industri pertambangan merupakan salah satu sektor industri yang punya sumbangsih besar bagi Indonesia mulai dari peningkatan pendapatan ekspor, pembangunan daerah, peningkatan aktivitas ekonomi, pembukaan lapangan kerja dan sumber pemasukan terhadap anggaran pusat dan anggaran daerah. Karena itulah sektor pertambangan

Pelatihan Pengelola K3 Pertambangan bagi Safety Officer

PENDAHULUAN Keselamatan kerja adalah kondisi keselamatan yang bebas dari resiko kecelakaan dan kerusakan dimana kita bekerja yang mencakup tentang kondisi bangunan, kondisi mesin, peralatan keselamatan, dan kondisi pekerja. Sejak zaman purba pada awal kehidupan manusia, untuk memenuhi kebutuhan hidupnya manusia

Pelatihan Monitoring Kestabilan Lereng

PENDAHULUAN Kestabilan dari suatu lereng pada kegiatan penambangan dipengaruhi oleh kondisi geologi daerah setempat, bentuk keseluruhan lereng pada lokasi tersebut, kondisi air tanah setempat, faktor luar seperti getaran akibat peledakan ataupun alat mekanis yang beroperasi dan juga dari teknik penggalian

Pelatihan Land Transportation Management For Mining Industry

PENDAHULUAN Prasarana jalan di area pertambangan memiliki karakteristik berbeda dibandingkan dengan kondisi jalan pada umunnya. Salah satunya adalah ukuran dan jenis kendaran yang beroperasi dijalan tersebut: – mulai dari kendaraan penyangkut penumpang, hingga alat-alat pemindah tanah rmnekanis berukuran besar. Kombinasi

Pelatihan Kualitas Batubara Dan Stockpile Management

PENDAHULUAN Penimbunan batubara merupakan salah satu tahapan pentng dari kegiatan penanganan batubara. Apabila sistem penimbunan kurang memadai maka dapat mengganggu kegiatan pembongkaran timbunan batubara di tempat penimbunan, terutama bagi batubara yang mudah terbakar dengan sendirinya. Sehingga dengan adanya upaya perbaikan

Pelatihan Job Safety Analysis (JSA)

PENGANTAR Dalam melakukan suatu kegiatan/pekerjaan, dapat terjadi insiden, yang dapat mengakibatkan kerugian baik fisik maupun materil, baik bagi organisasi maupun karyawan. Insiden kerja tersebut dapat diatasi dengan mencari penyebab insiden tersebut sehingga dapat dilakukan tindakan perbaikan dan pencegahannya. Untuk itu

Pelatihan IPAL : Waste Water Treatment Technology

PENDAHULUAN Ketatnya peraturan dan kesadaran akan lingkungan mengharuskan pihak industri mencari upaya yang selalu lebih efektif dan efisien untuk mengolah air limbah. Terlebih lagi kini pihak industri dituntut lebih memperhatikan. Berbagai kendala masih menghadang pihak industri dalam upaya melakukan pengolahan

Pelatihan Manajemen Aset Rumah Sakit

PENDAHULUAN Menurut para ahli Asset  bisa diartikan sebagai barang atau benda yang terdiri dari benda tidak bergerak dan benda bergerak baik yang berwujud (tangible) dan tidak berwujud (intangible) yang tercakup dalam aktiva/kekayaan Rumah Sakit. Pengelolaan Aset (kekayaan) Rumah Sakit merupakan

Pengenalan Manajemen Resiko dalam Bisnis

PENDAHULUAN Hampir sebagian besar para pebisnis merasa bahwa semakin hari terasa semakin kompleksnya risiko bisnis yang dihadapi, baik oleh perorangan maupun oleh perusahaan. Hal ini dikarenakan semakin pesatnya perkembangan lingkungan internal dan eksternal perusahaan. Maka sudah sepatasnya dijalankan penerapan manajemen

Pelatihan Food Handling

PENDAHULUAN Dalam sanitasi makanan, permasalahan yang menyangkut nilai gizi ataupun mengenai komposisi bahan makanan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, kurang diperhatikan. Sanitasi makanan lebih ditekankan pada pengawasan terhadap pembuatan dan penyediaan bahan makanan agar tidak membahayakan kesehatan. Penggunaan dan penanganan

Pelatihan Food Safety Audit

PENDAHULUAN Makanan aman dan sehat sangat penting bagi karyawan untuk mendapatkan nutrisi berkecukupan. Makanan yang di konsumsi tidak boleh membahayakan konsumennya, baik melalui faktor biologis, kimiawi atau melalui kontaminan lainnya. Food safety dan kualitas yang dikontrol akan menjamin makanan yang

Pelatihan Be Good Master of Seremony (MC)

PENDAHULUAN Master of Ceremony atau selama ini kita kenal dengan sebutan MC adalah seorang yang akan memimpin suatu rentetan acara secara teratur dan rapih.  Ia pula yang bertanggung jawab memastikan acara berlangsung lancar dan tepat waktu, serta meriah atau khidmat

Pelatihan Manajemen Resiko Operasional di Sektor Perbankan

PENDAHULUAN Ancaman yang muncul dari dan terhadap kegiatan operasional bank dapat dipicu oleh berbagai faktor baik internal maupun ekstenal.  Peristiwa potensial seperti penyalahgunaan wewenang (fraud), kegagalan sistem teknologi informasi, standar proses operasi yang belum sesuai dengan peraturan/regulasi yang berlaku, dan

Pelatihan Manajemen Kepensiunan Basic with Good Pension Fund Governance (GPFG)

PENDAHULUAN Pada prinsipnya, dana pensiun merupakan salah satu alternatif untuk memberikan jaminan kesejahteraan kepada karyawan. Adanya jaminan kesejahteraan tersebut memungkinkan karyawan untuk memperkecil masalah-masalah yang timbul dari risiko-risiko yang akan dihadapi dalam perjalanan hidupnya, misalnya risiko kehilangan pekerjaan, lanjut usia,

Pelatihan Environmental Management

PENDAHULUAN Semua sektor industri melakukan pemantauan lingkungan untuk menjamin polusi dapat ditekan seminim mungkin. Meningkatnya kesadaran lingkungan pada tahun 1990 diperlukan engineer khusus dengan ilmu baru. Dampak polusi saat ini mulai dirasakan mengganggu segala aktivitas. Pelatihan Environmental Audit memberikan manfaat

Pelatihan Legal For Non Legal Education Backround

PENDAHULUAN Di Indonesia Hukum bisnis telah berkembang sesuai dengan perkembangan jaman. Terdapat berbagai sumber hukum bisnis yang sangat beragam. Sumber-sumber hukum bisnis tersebut terbagi menjadi beberapa kelompok antara lain yaitu hukum tertulis, kebiasaan, yurisprudensi, perjanjian internasional dan juga perjanjian yang

Pelatihan Rencana Anggaran Biaya Konstruksi

PENDAHULUAN Kebutuhan terhadap hasil analisa dari biaya – biaya yang sesuai tentunya juga sangat diperlukan dalam melakukan perancangan suatu gedung atau bangunan, dimana perancangan gedung tersebut harus disesuaikan dengan dengan anggaran yang telah disusun. Skill yang baik dalam melakukan penyusunan

Pelatihan Safety Leadership

PENDAHULUAN Seorang pimpinan dari manajemen puncak pada suatu perusahaan yang telah mencapai tingkatan “Safety & Health Excellent” sudah benar-benar menyadari bahwa factor biaya, produktivitas, kualitas, dan K3 adalah seiring sejalan dan tentunya secara konsisten membuktikannya di lapangan. Sebagaimana kita ketahui

Pelatihan Plant Layout (Perencanaan Tata Ruang)

PENDAHULUAN Layout atau tata letak merupakan satu keputusan yang menentukan efisiensi sebuah operasi dalam jangka panjang. Banyak dampak strategis yang terjadi dari hasil keputusan tentang layout, diantaranya kapasitas, proses, fleksibilitas, biaya, kualitas lingkungan kerja, kontak konsumen dan citra perusahaan. Layout

Pelatihan Penutupan Dan Serah Terima Proyek

PENDAHULUAN Proyek adalah suatu kegiatan yang mempunyai jangka waktu tertentu dengan alokasi sumber daya terbatas, untuk melaksanakan suatu tugas yang telah digariskan. Proyek konstruksi berkembang sejalan dengan perkembangan kehidupan manusia dankemajuan teknologi. Bidang-bidang kehidupan manusia yang makin beragam menuntut industri

Pelatihan Sertifikasi Sektor Jasa Keuangan Bidang Koperasi Level VI Manajer

PENDAHULUAN Kata Koperasi berasal dari Bahasa Inggris cooperative yang berarti kerjasama. Jadi pengertian koperasi secara sederhana adalah organisasi atau perkumpulan orang yang bergabung secara sukarela dan mempunyai tujuan sama dalam memenuhi kebutuan serta salang bekerjasama. Kualitas sumber daya manusia adalah

BIMTEK EVALUASI LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP)

PENDAHULUAN Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah adalah instrumen yang digunakan instansi pemerintah dalam memenuhi kewajiban untuk mempertanggujawabkan keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan misi organisasi yang terdiri dari berbagai komponen yg merupakan suatu kesatuan yaitu perencanaan stratejik, perencanaan kinerja, pengukuran kinerja dan pelaporan kinerja. Perencanaan Stratejik

BIMTEK ANALISIS BEBAN KERJA PNS

PENDAHULUAN Analisis beban kerja merupakan kegiatan yang harus diselesaikan oleh suatu unit organisasi atau pemegang jabatan dalam jangka waktu tertentu. Pengukuran beban kerja diartikan sebagai suatu teknik untuk mendapatkan informasi tentang efisiensi dan efektivitas kerja suatu unit organisasi, atau pemegang jabatan yang dilakukan secara sistematis dengan

BIMTEK ANALISIS JABATAN PEGAWAI NEGERI SIPIL

PENDAHULUAN Bimbingan Teknis Bagi PNS untuk memahami Proses, Tehnik Dan Metode Pengumpulan Data Jabatan, Mengolahnya Menjadi Informasi Jabatan Dan  Menyajikannya Serta Memanfaatkan Untuk Program-Program Kelembagaan, Kepegawaian, serta Ketatalaksanaan sesuai dengan uraian tugasnya. MATERI BAHASAN Gambaran Umum Analisis Jabatan PNS : Pengertian, Tujuan dan

BIMTEK MEKANISME PENATAUSAHAAN PENGADAAN BARANG/JASA OLEH  BENDAHARA SKPD

PENDAHULUAN Dalam menjalankan fungsi pemerintahan, sudah pasti dibutuhkan logistic, peralatan dan jasa yang menunjang optimalnya kerja instansi tersebut. Kebutuhan ini dipenuhi oleh beberapa pihak, baik itu perusahaan milik pemerintah maupun swasta. Berbeda dengan pengadaan barang dan jasa di instansi dan perusahaan swasta, pengadaan barang

BIMTEK MANAGEMENT OF TRAINING (MOT) BAGI APARATUR PEMDA

PENDAHULUAN  Tujuan suatu pelatihan dilaksanakan adalah agar para pegawai dapat menguasai pengetahuan, keahlian dan perilaku yang ditekankan dalam program-program pelatihan dan untuk diterapkan dalam aktivitas sehari-hari para pegawai Pelatihan juga mempunyai pengaruh yang besar bagi pengembangan perusahaan. Untuk itulah dibutuhkan sebuah seuah system

PEDOMAN PENYUSUNAN LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP) BERDASARKAN PERPRES NO.29 TAHUN 2014 DAN PERMENPAN & RB NOMOR 53 TAHUN 2014 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENYUSUNAN LAKIP

PENDAHULUAN Berdasarkan Perpres Nomor 29 tahun 2014 tentang LAKIP, setiap entitas akuntabilitas kinerja menyusun rencana kerja dan anggaran yang ditetapkan dalam dokumen pelaksanaan anggaran, kemudian menjadi dasar penyusunan perjanjian kinerja dengan mencantumkan indikator dan target kinerja. Implementasi LAKIP berlaku secara bertahap paling lambat

BIMTEK SISTEM PENYUSUNAN ANGGARAN BERBASIS KINERJA

PENDAHULUAN Sebelum berlakunya sistem Anggaran Berbasis Kinerja, metode penganggaran yang digunakan adalah metoda tradisional atau item line budget. Cara penyusunan anggaran ini tidak didasarkan pada analisa rangkaian kegiatan yang harus dihubungkan dengan tujuan yang telah ditentukan, namun lebih dititikberatkan pada kebutuhan untuk belanja/pengeluaran

BIMTEK TATA CARA PENYUSUNAN RKA DAN DPA INSTANSI PEMERINTAH

PENDAHULUAN Berdasarkan Undang-undang No. 17 Tahun 2003 mengatur peranan dan kedudukan RKPD yang merupakan penjabaran RPJMD dan Renstra AKPD dalam kaitannya dengan perumusan Kebijakan Umum Anggaran (KUA), Renja SKPD, RKA SKPD dan RAPBD. Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 mengatur tentang peranan dan tanggung

Bimtek Mekanisme Pemutasian dalam Sistem Kepegawaian (PNS)

PENDAHULUAN Setiap PNS dapat dimutasi tugas dan/atau lokasi dalam satu Instansi Pusat, antar Instansi Pusat, satu Instansi Daerah, antar Instansi Daerah, antar Instansi Pusat dan Instansi Daerah, dan ke perwakilan NKRI di luar negeri. Dilakukan oleh PPK dalam wilayah kewenangannya. Perpindahan PNS antar